Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2017

Coretan Usang

Cie Flashback ciee, ini tulisan sudah dulu banget, waktu masih mengenakan putih abu-abu. Apalah dayaku yang sekarang sudah kepala dua, semoga tulisan ini mampu bermanfaat bagi sesama, dan maaf bila ada salah kata. Asingkan Tikus Berdasi itu ! Salam sejahtera bagi kita semua, perkenalkan nama saya Choiriyah Sapta Agustina. Saya adalah siswi kelas X IPA di salah satu SMA Lamongan. Sebelum saya mengutarakan segala unek-unek saya. Perkenankan saya untuk mengutarakan satu pertanyaan saja, khususnya untuk para pejabat negara. Adakah perbedaan antara Indonesia sekarang dan Indonesia yang dulu ? Mungkin bapak, ibu sekalian akan menjawab, tentu ada. Indonesia yang sekarang itu lebih .... bla .. bla ..bla. jawaban itu ditinjau dari segi apa pak ? apa bapak tidak pernah menengok tangan-tangan panjang itu menggerogoti Indonesia kita. Para tikus berdasi itu pak, dengan tenangnya memanjakan diri mereka dengan kelimpahan harta, yang seharusnya bukanlah hak mereka. Atau memang bapak...

Muara Di atas Muara

M uara Di atas Muara (Choiriyah Sapta Agustina)   “ Seperti muara yang menyeruak senja, di sudut ria selalu ada sesimpul tawa. Takkan ada lelah mengurai kata, untukmu muara di atas muara”             Setiap manusia terlahir dari muara yang sempurna , atas kehendak D zat yang lagi Maha Sempurna. Muara, tempat dimana sebarang hati meleraikan rasa. Tak peduli siang-malam, hitam-putih, canda ataupun duka. Di sana ada cinta yang mekar merona bak seonggok mawar merekah. Muara laksana sosok ibu, lembur tuturnya menjuntai cakrawala. Ibu mampu menumbuh-kembangkan makna dan euforia dari sebuah kata cinta. Meski jarak terkadang menjadi jurang pemisah tersampaikannya cinta.             Tiga puluh hari tak mengadakan perjamuan rindu. Daksa ini khawatir rindu semakin kaku dan tak bisa dinikmati dengan hangat meski dalam dekat lekat. Ingin aku pulang ke dalam rengkuhan s...

Beasiswa DataPrint

BEASISWA DATAPRINT (Post by Choiriyah Sapta Agustina) Program beasiswa DataPrint telah memasuki tahun ketujuh. Setelah sukses mengadakan program beasiswa di tahun 2011 hingga 2016, maka DataPrint kembali membuat program beasiswa bagi penggunanya yang berstatus pelajar dan mahasiswa.  Hingga saat ini lebih dari 1500 beasiswa telah diberikan bagi penggunanya. Di tahun 2017 sebanyak 400 beasiswa akan diberikan bagi pendaftar yang terseleksi. Program beasiswa dibagi dalam dua periode. Tidak ada sistem kuota berdasarkan daerah dan atau sekolah/perguruan tinggi. Hal ini bertujuan agar beasiswa dapat diterima secara merata bagi seluruh pengguna DataPrint.  Beasiswa terbagi dalam tiga nominal yaitu Rp 400 ribu, Rp 600 ribu dan Rp 1 juta. Dana beasiswa akan diberikan satu kali bagi peserta yang lolos penilaian. Aspek penilaian berdasarkan dari essay, prestasi dan keaktifan peserta. Di tahun 2017 ini  ada hadiah khusus juga loh untuk 5 orang peserta yang...